Friday, September 8, 2017

Sistem Informasi Rekam Medis, Solusi Pencatatan Medis untuk Semua Rumah Sakit

Sistem informasi rumah sakit merupakan suatu sistem yang dijalankan dengan tujuan unutuk mengelola keseluruhan informasi di rumah sakit sebagai upaya untuk peningkatan kualitas. SIMRS ini merupakan jawaban atas tuntutan kebutuhan pada era ini. Sudah bukan hal yang tabu lagi bahwa pada era ini segala hal dituntut untuk serba efektif dan efisien. Termasuk pelayanan sistem rumah sakit.

Banyak sekali pasien yang mengeluhkan sistem pelayanan yang kurang baik dan lama sehingga telat penanganan atau juga pengurusan administrasi yang rumit sehingga banyak pasien yang lebih memilih untuk tidak berobat ke rumah sakit. Sama halnya seperti pelayanan rekam medis. Banyak pasien yang mengeluhkan kurangnya efisiensi penyimpanan data pasien sehingga kurang akuratnya pemeriksaan karena beberapa informasi yang dibutuhkan tidak tersimpan dalam media tanpa batas waktu.

Untuk membernahi permasalahan tersebut, kini sudah ada Sistem Informasi Rekam Medis yang langsung terintegrasi dengan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). Sistem ini memberikan pelayanan sesuai kebutuhan pasien dengan menyimpah record riwayat penyakit pasien selama menggunakan pelayana kesehatan di rumah sakit tersebut dan mudah di akses kembali jika dibutuhkan. Selain karena sudah menggunakan sistem komputeriasai yang canggih, sistem ini juga menjamin keamanan data pasien karena adanya pembatasan hak akses untuk menghindari penyalahgunaan data atau informasi yang tersimpan.

Karena sudah mengetahui riwayat penyakit pasien yang tersimpan, maka hal ini akan mempercepat tim medis dalam mengambil keputusan sehingga mampu meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Sistem informasi rekam medis juga menyajikan data yang lebih mudah dibaca serta penyampaian informasi yang disediakan sangat lengkap dan akurat sehingga mampu meng-efisiensi sumber daya dan biaya dalam pemberian informasi.

Manfaat lainnya adalah dengan sistem ini juga bisa memantau pengobatan pasien bahkan setelah tidak berada di dalam rumah sakit. Bisa juga melakukan komunikasi dengan rumah sakit lain untuk memberi keputusan (sistem rujukan), untuk bukti tertulis juga mengenai suatu kejadian, mampu menjadi dasar analisa keuangan yang bisa dipercaya (karena tanpa campur tangan manusia), dan sebagai bahan pembelajaran dan penelitian.

Tidak perlu khawatir untuk kelanjutan sistem informasi rekam medis karena seiring berjalannya waktu dimasa depan, sistem ini akan tetap berpatokan pada dasar-dasar sistem yang telah diatur oleh kementrian kesehatan, yaitu :

-       Harus mampu beradaptasi dengan perkembangan manajemen sistem rumah sakit

-       Selalu menambah produktivitas layanan demi kemajuan mutu pelayanan rumah sakit

-       Semakin mengefisiensi biaya yang harus dikeluarkan rumah sakit untuk pelayanan kesehatan

-       Setiap perlakuan medis harus mampu menunjang penelitian dan mampu menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat

-       Selalu memantau sistem data penyimpanan dan selalu memperbarui keamanan sistem

 

Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SIMRS yang sudah dilengkapi dengan Sistem Informasi Rekam Medis untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047

 

 

 

Wednesday, September 6, 2017

SPGDT Sebagai Sistem Penanganan Cepat Gawat Darurat

Hampir semua rumah sakit di berbagai daerah kini sudah menggunakan SIMRS sebagai sistem terpadu untuk memberikan pelayanan cepat dan efisien terhadap pasien. Namun, tuntutan profesi selalu bertambah dengan semakin banyaknya pasien yang datang ke rumah sakit dan sedang dalam keadaan darurat, sistem pun juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Jika pelayanan gawat darurat dan pelayanan umum berada dalam unit yang sama, bisa dipastikan ada keterlambatan penanganan serta menumpuknya keperluan pasien dalam satu unit.

Untuk menangani hal itu, perlu diterapkan sebuah sistem yang bisa berintegrasi langsung dengan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) yaitu SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat). SPGDT merupakan sistem khusus untuk menangani penanggulanagan gawat darurat yang meliputi pelayanan pra Rumah Sakit hingga pelayanan antar rumah sakit. Software ini membantu pasien karena memberikan pelayanan cepat untuk keadaan gawat darurat, mulai dari penanganan medis khusus yang siap siaga hingga pelayanan ambulans gawat darurat. SPGDT dibagi menjadi dua bagian untuk pelayanannya sebagai berikut :

·         SPGDT-S(Sehari-hari)

SPGDT-S memberikan pelayanann gawat darurat dalam keseharian kgiatan di rumah sakit. Sistem ini diterapkan di seluruh rumah sakit yang memiliki unit gawat darurat yang berada pada tingkatan Pra Rumah Sakit – dalam Rumah Sakit – antar Rumah Sakit yang rangkaiannya dapat dijabarkan sebagai berikut :

1.    Pra Rumah Sakit

Pada tingakatan iini sebuah rumah sakit sudah diketahui banyak masyarakat bahwa memiliki unit tersendiri untuk gawat darurat. Pada pertolongan pertama pasien gawat darurat, dibantu oleh anggota masyarakat dan selanjutnya ditangani oleh tim medis rumah sakit. Sebelum dibawa ke rumah sakit, pasien terlebih dahulu dilaporkan oleh masyarakat sekitar bahwa membutuhkan pertolongan tim medis hingga akhirnya bisa dibawa ke rumah sakit.

2.    Dalam Rumah Sakit

Ketika sudah sampai rumah sakit, pasien gawat darurat akan diletakkan di ruangan berdasarkan tiga tipe. Tipe pertama adalah unit gawat darurat dimana pasien akan mendapatkan pelayanan darurat pertama dan penanganan cepat. Tipe kedua adalah pertolongan di kamar bedah dimana pasien mendapatkan pertolongan pembedahan ketika paa unit gawat darurat sudah tidak bisa ditangani lagi. Biasanya pasien yang berada pada unit ini adalah pasien yang mengalami cidera fatal atau penyakit kronis berkelanjutan sehingga harus segera dilakukan pembedahan. Tipe terakhir adalah pertolongan ICU dimana pada tipe ini membutuhkan pertolongan intensif pada pasien karena keadaannya yang sudah sangat kritis.

3.    Antar Rumah Sakit

Ini merupakan pelayanan terakhir dimana pasien tidak bisa dditangani lagi di unit gawat darurat suatu rumah sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit lain. Hal ini bisa saja terjadi karena banyak faktor seperti keterbatasan alat kesehatan dan keterbatasan tenaga medis dalam penanganan gawat darurat.

·         SPGDT-B (Bencana)

SPGDT-B merupakan sistem yang berintegrasi dengan SIMRS dalam bentuk pelayanan gawat darurat dan khusus untuk menangani pasien yang menjadi korban kecelakaan atau bencana alam. Sistem ini lebih kompleks dibandingkan SPGDT-S karena dituntut untuk mampu menyalamatkan banyak nyawa manusia. Prinsip sistem ini adalah mencegah kematian dengan sistem cepat penanganan bahkan di tempat kejadian.

 

Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SPGDT untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047

Tips Memilih SIMRS yang Tepat Bagi Rumah Sakit Terpercaya

Sistem merupakan suatu urutan atau alur dalam menjalankan tugas sesuai aturan dalalam batasan tertentu. Sistem selalu merujuk pada mekanisme pengerjaan dimana setiap elemen di dalamnya membutuhkan sistem sebagai 'tonggak' berjalannya suatu alur. Tanpa sistem, suatu mekanisme akan berantakan dan tidak terarah sehingga tidak bisa mecapai tujuan seperti yang telah dirumuskan sebelumnya. Sistem memberikan pedoman jelas dalam setiap langkah pengambilan keputusan.

Seperti halnya instansi yang yang bergerak dalam bidang kesehatan yaitu rumah sakit. Rumah sakit merupakan organisasi yang bertugas melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. Namun, tidak terbatas pada pelayanan kesehatan saja. Sebuah rumah sakit juga bergerak sebagai badan usaha yang juga melayani administrasi pembayaran tagihan / billing pasien. Misi selalu menjadi rumah sakit dengan pelayanan terbaik tentu menjadi tujuan yang selalu diusahakan. Banyak cara yang bisa digunakan untuk memperbaiki kulaitas pelayanan salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem komputerisasi yang disebut SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). SIMRS sudah banyak digunakan oleh rumah sakit manapun, baik itu rumah sakit swasta maupun rumah sakit daerah dan rumah sakit pemerintah. SIMRS juga telah terbukti telah memberikan informasi yang cepat dan akurat dalam pelaporan.

SIMRS merupakan suatu software yang kompleks dan tidak bisa sembarangan dalam melakukan pemasanangannya di sistem manajemen rumah sakit. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk memiliih SIMRS yang tepat bagi rumah sakit anda  seperti berikut ini :

1.    Pengembangan Sistem Baru

Usahakan mencari pengembang software yang mengembangkan SIMRS menjadi baru dan tidak memiliki ketergantungan terhadap vendor atau pihak lain. Dengan mengembangkan sistem yang baru juga menguntungkan pihak rumah sakit karena jika ada update system rumah sakit tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mengupdate sistem.

2.    Sistem Sudah Teuji pada Rumah Sakit Lain

Sistem yang sudah terpercaya dan teruji dirumah sakit lain menjadi nilai lebih tersendiri karena akan menjamin sistem tersebut akan berjalan sesuai yang diharapkan dan stabil.

3.    Menyewa Sistem dari Rumah Sakit Lain

Ada kalanya tidak semua rumah sakit mempercayakan begitu saja sistem dirumah sakit, di kelola oleh SIMRS. Jika anda ingin mencoba terlebih dahulu, bisa dengan cara menyewa SIMRS dari rumah sakit lain. Hal ini menguntungkan bagi pihak rumah sakit yang menyewa karena dengan cara ini bisa langsung diimplementasikan pada sistem rumah sakit walaupun memang ada ketergantungan terhadap pihak lain.

4.    Adanya Pengawasan Berkepanjangan

Setelah SIMRS berhasil dijalankan, perlu juga dipastikan bahwa sistem yang sudah berjalan ini, akan berlangsung lama dan pengembang juga menjamin adanya perbaikan ketika terjadi pengembangan alur sistem dalam rumah sakit atau ketidak sesuaian fungsi SIMRS seperti pada perjanjian sebelumnya.

Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SIMRS untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047

Tuesday, September 5, 2017

SIMRS dalam Perjanjian KSO

Suatu badan usaha era modern kini sudah melengkjapi fasilitasnya menggunakan berbagai macam sistem berbasis TI. Semua itu dilakukan untuk meningingkatkan daya saing antar badan usaha agar semakin terpacu dalam mengoptimalkan mutu pelayanan. Hampir semua badan usaha kini sudah menggunakan model sistem menggunakan software deceloper yang mengandalakan kerja sama antara manajemen sistem suatu badan usaha dengan tim developer sistem.

Sama halanya seperti rumah sakit yang merupakan badan usaha yang bergerak di bidang kesehatan. Untuk selalu menjadi unggul dan mempunyai daya saing yang tinggi dengan badan usaha lain, ada baiknya jika dalam pelayanannya suatu rumah sakit sudah melengkapi sistem manajemennya yang berbasis TI menggunakan software khusus yang disebut SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). SIMRS sangat cocok untuk diterapkan di semua rumah sakit karena mampu membantu mengolah data rumah sakit yang kompleks menjadi lebih simple dibandingkan tanpa menggunakan SIMRS atau dengan cara manual. Pengadaan layanan SIMRS tidak bisa dilakukan dengan mudah mengingat besarnya biaya yang dikeluarkan serta kepengurusan administrasi yang rumit. Syarat utama sebuah rumah sakit boleh memiliki SIMRS adalah terdapatnya unit manajemen sistem dengan jumlah teknisi ahli minimal 1 orang. Untuk mengadakan unit ini tentunya menggunakan biaya yang sangat besar. Namun, anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan jaminan mutu dari software ini. Karena untuk membuat software ini diperlukan adanya kerjasama antara developer dengan pihak manajemen sistem yang disebut bentuk Kerjasama Operasional (KSO) atau disebut juga Build Operational Transfer (BOT).  

BOT merupakan suatu sistem yang dibangun dengan biaya proyek sepenuhnya dan sebelum dioperasionalkan, terdapat perjanjian kedua pihak belah pihak atau lebih dimana sama-sama sepakat untuk menanggung segala resiko yang terjadi ketika proyek tersebut beroperasi. Dan bentuk kerjasama inilah yang digunakan dalam SIMRS dimana kedua belah pihak tidak akan merasa dirugikan karena sudah ada perjanjian tertulis. Dengan KSO, adanya jaminan selama penggunaan software SIMRS sehingga mampu meminimalkan resiko-resiko atau kerugian yang akan ditanggung.

Ada syarat tersendiri dalam perjanjian KSO salah satunya mengenai unsur yang harus ada dalam perjanjian tersebut seperti berikut ini :

a.)  Investor

Diperlukan investor dalam membangun software komersial sebagai penjamin biaya pemasangan SIMRS

b.)  Bangunan

Sebelum mulai membentuk SIMRS menggunakan perjanjian KSO, terlebih dahulu ada kejelasan mengenai bangunan rumah sakit, mulai dari kelengkapan surat hingga kepastian usaha jangka panjangnya. Bangunan yang memenuhi kriteria utama adalah bangunan yang memiliki usaha jangka panjang mengingat pembuatan alur sistem ini bisa dipastikan paten.

c.)  Jangka Waktu Operasional

Tentunya harus dipastikan bahwa bidang usaha yang akan terpasang SIMRS merupakan badan usaha yang aktif dan memiliki jangka waktu panjang operasional. Perjanjian KSO akan terhambat apabila

Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SIMRST untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047

Bridging SEP BPJS dengan SIMRS mengurangi antrian pasien.


Bridging SEP BPJS dengan SIMRS merupakan solusi untuk meningkatan mutu pelayanan administrasi dan mengurangi antrian pasien Rumah sakit.  Aplikasi briding SEP BPJS online dengan SIMRS dikembangkan oleh PT. Sentosa Medika Sejahtera (PT SMS) bernama medikapro dengan mamanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung fasilitas  Rumah sakit yang berbasis web service mampu memberikan informasi secara real time.

Bagaimana Bridging SEP BPJS dengan SIMRS bekerja? Surat Eligibilitas Pasien (SEP) merupakan pengembangan teknologi informasi dari BPJS kesehatan terhadap pasien peserta BPJS untuk mengurangi antrian,  jika sebelum menggunakan SEP pasien peserta BPJS kesehatan yang sudah mendapatkan surat rujukan dari faskes tingkat 1, harus melewati empat kali antrian untuk berobat di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan seperti Rumah sakit, hal seperti ini sangat tidak efektif apalagi jika pasien memerlukan penanganan secara cepat.

Antrian yang dilakukan sebelum menggunakan SEP mandiri:

-       Antrian pertama pendaftaran sendiri (self check-In) dilakukan secara manual oeh peserta, dan harus antri di loket BPJS kesehatan yang ada di Rmah Sakit.

-       Antrian ke dua di loket pendaftaran RS untuk mendapatkan medical record.

-       Antrian ke tiga di poliklinik RS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

-       Antrian ke empat di apotik untuk mendapatkan obat.

Dengan diluncurkan nya SEP pasien dapat mendaftarkan sendiri di mesin SEP Rumah sakit, sehingga tidak perlu antri di kantor BPJS kesehatan yang ada di Rumah Sakit, SEP dapat memangkas waktu antrian, membantu peserta dan keluarganya agar lebih mudah mendapatkan pelayanan, dengan meningkatkan administrasi peserta BPJS kesehatan sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang cepat.

Terobosan berikutnya Bridging system yang merupakan penggabungan antaran system BPJS dengan system rumah sakit/SIMRS. Aplikasi  yang  mengakses  masing-masing sistem namun tetap membatasi kedua sistem sehingga kerahasian masing-masing sistem tetap terjaga. Bridging  memungkinkan dua sistem berada pada saat yang sama, mampu melakukan dua proses tanpa adanya intervensi satu sistem dengan sistem yang lainnya secara langsung sehingga tingkat keamanan dan kerahasiaan masing-masing sistem tetap terjaga.

Untuk menunjang kesuksesan dalam pengembangan sistem informasi, perlu dilakukan beberapa pendekatan antara lain:

1.     Systeem Approach

Pendekatan sistem merupakan pendekatan yang memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan yang utuh terintegrasi dengan semua kegiatan-kegiatan lain dalam organisasi, juga menekankan pada pencapaian sasaran keseluruhan dari organisasi, bukan hanya sasaran dari sistem informasi saja.

2.     Top down approach

Pendekatan ini dimulai dari tingkat atas organisasi (Strategic planning level) yaitu dimulai dengan mendevinisikan sasaran dan kebijakan organisasi. Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis kebutuhan informasi. Setelah kebutuhan informasi dapat ditenteukan, maka proses turun ke penentuan output, input basis data, prosedur-prosedur oprasi dan kontrol. Pendekatan dari atas kebawah ini sesuai dengan pendekatan sistem.

3.     Modular Approach

Pendekatan moduler memecah-mecah sistem yang rumit, menjadi bagian modul-modul yang lebih sederhana, sebagai akibatnya tiap-tiap modul dapat dikembangkan, dalam waktu yang tepat sesuai dengan yang direncanakan, mudah dipahami dan mudah dipelihara.

4.     Evolutionary Approach

Pendekatan ini akan menghasilkan suatu sistem yang mampu beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan organisasi dimasa yang akan datang, sehingga didapatkan suatu sistem yang mempunyai biaya pemeliharaan yang rendah.

 

Dengan pendekatan-pendekatan diatas diharapkan intsansi kesehatan mampu memaksimalkan sistem Informasi sehingga meningkatkan perkembangan organisasi, serta meningkatkan mutu dan kualitas Rumah sakit. SIMRS Briding SEP BPJS sistem yang mampu menjawan dan memberikan solusi teknologi informasi rumah sakit.

Segera hubungi customer service PT. SMS medikapro untuk melakukan pemesanan, presentasi dan demo, terutama SIMRS Bogor.

 

Manfaat SIMRST dalam Berbagai Bidang

Era globaliasasi menjadikan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap aktivitas keseharian membuat sebagian instansi atau organisasi juga harus mengikuti perkembangan yang ada. Seperti halnya rumah sakit, dengan kinerja kompleks juga dituntut untuk selalu memberikan kontribusi terbaik pada pasiennya. Bukan hanya menyediakan pelayanan kesehatan, namun rumah sakit juga dituntut untuk meningkatkan daya saing karena sebagai instansi yang juga bergerak dalam bidang bisnis. Berbagai kebijakan harus dipertimbangkan dan dirumuskan se-efisien mungkin hingga mencapai posisi terbaik sebagai badan usaha. Pelayanan yang responsif dan efektif juga harus selalu dikembangkan mengikuti perubahan jaman.

Kini pemerintah sudah memberikan haluan terbaru bagi seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia bahwasanya dalam meningkatkan kualitas serta untuk meningkatkan daya saing antar badan usaha, setiap rumah sakit setidaknya sudah harus menyiapkan diri dengan pengembangan sistem manajemen berbasis TI (Teknolgi Informasi) menggunakan sistem software yang disebut SIMRST (Sistem Informasi Rumah Sakit Terintegrasi).

SIMRST merupakan suatu sistem berbasis TI yang mengintegrasi alur proses rumah sakit secara keseluruhan sebagai bisnis layanan kesehatan yang selalu membutuhkan kecepatan proses informasi serta optimalisasi perekapan data dan laporan. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan menggunakan SIMRST. Berikut adalah manfaat untuk berbagai bidang di rumah sakit dengan menggunakan SIMRST :

a)    Manfaat Umum

1)    Efisien

Menggunakan SIMRST membuat pelayanan semakin efisien karena tidak memerlukan waktu lama untuk menangani suatu proses.

2)    Sesuai SOP

Dengan menggunakan SIMRST maka bisa menjamin adanya standar praktek dokter dan perawat yang benar karena setiap dokter atau perawat yang bertugas harus memberikan laporan yang di-input pada SIMRST

3)    Meningkatkan Profesionalisme Manajemen Rumah Sakit

Setiap bagian dalam rumah sakit akan bekerja maksimal karena secara tidak langsung akan diawasi oleh manajemen sistem

b)    Manfaat Operasional

     1) Integrasi

            Dengan menggunakan SIMRST mampu mengintegrasi seluruh unit dirumah sakit sehingga mengurangi beban pekerjaan setiap bagian dalam rekapan dan data pasti konsisten

     2) Mutu Pelayanan

            Menggunakan sistem berbasis TI secara tidak langsung akan meningkatkan mutu pelayanan karena pengerjaannya yang cepat dan tepat. Pasien tidak perlu menunggu lama untuk urusan administrasi atau penentuan kamar inap karena semua telah diatur oleh sistem

     3) Akurasi data dan informasi

                Menjamin data yang sudah diinput akan akurat dan tidak perlu melakukan pengecekan berulang kali untuk tiap transaksi. Untuk pelaporannya pun lebih mudah karena bisa diakses oleh semua unit yang bertanggung jawab dan tidak ada redudansi data

c)    Manfaat Manjemen

     1) Memudahkan Penyusunan Startegi

                   Setelah mengenali bagaimana lingkungan dan buadaya rumah sakit, sebuah strategi juga harus tepat sasaran untuk direncanakan. Bukan hanya mengenai statistic data dan informasi transaksi rumah sakit, melainkan sudah menyangkut kesuluruhan. Dengan SIMRST akan memudahkan seorang manajemen sistem untuk memperoleh data guna menyususn strategi peningkatan kualitas rumah sakit

        2)  Pengambilan Keputusan

                     Tidak dapat dihindari untuk sebuah instansi darurat seperti rumah sakit, dibutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan untuk penanganan pasien. Dengan SIMRS akan memberikan data yang sangat akurat dengan pengukuran waktu tercepat sehingga informasi yang didapatkan sangat spesifik dan mengurangi waktu yang terbuang untuk mengambil keputusan 

 

Dan untuk mencapai manfaat-manfaat tersebut, diperlukan tim yang tepat dalam membangun sebuah sistem. Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SIMRST untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047


 

Monday, September 4, 2017

Penerapan Strategi Manajemen Sistem Tepat Guna SIMRS

Dalam pengelolaan pelayanan di sebuah instansi, tentunya akan selalu memperhatikan cara sebuah sistem bekerja di rumah sakit. Suatu sistem dikatakan berhasil dijalankan apabila memberikan efek positif terhadap suatu instansi. Sama halnya seperti salah satu instansi kesehatan yaitu rumah sakit. Dalam melakukan pelayanan kesehatan tentunya setiap rumah sakit dituntut untuk selalu melakukan regenerasi sistem dimana dalam setiap tahunnya harus mengalami perbaikan sistem. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kualitas tenaga kerja di rumah sakit tersebut serta untuk meningkatkan mutu pelayanan semua tenaga medis kepada pasien.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan, instansi kesehatan seperti rumah sakit membutuhkan banyak perlengkepan yang mampu memfasilitasi segala sistem di rumah sakit. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan adanya sistem TI (Teknologi Informasi) dalam penyelarasan segala sistem yang dibutuhkan oleh rumah sakit. Dan salah satu pengembangan sistem TI yang bisa berintegrasi dengan sistem rumah sakit adalah dengan menggunakan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).

SIMRS memberikan kemudahan dalam pengelolaan informasi yang ada di rumah sakit. SIMRS juga berfungsi sebagai acuan dalam pola sistem manajemen di rumah sakit sehingga dalam memberikan tindakan medis maupun melakukan transaksi, tidak bisa dilakukan sembarangan ataupun dengan cara sepihak. Namun, sebelum SIMRS ini bisa dijalankan, sebelumnya dilakukan terlebih dahulu analisa-analisa untuk memahami strategi apa yang cocok diberlakukan mengingat setiap rumah sakit memiliki sistem manajemen yang berbeda-beda.

Setelah melakukan analisa kebutuhan rumah sakit, dilanjutkan dengan penyusunan strategi penerapan SIMRS. Strategi ini memberikan gambaran pola dan perencanaan yang penting dalan pengambilan keputusan. Dan dalam penggunaan strategi tersebut diperlukan juga pemahaman tentang manajemen strategis dimana nantinya mampu menganalisa perubahan yang ada dalam sistem di rumah sakit dan mampu mengikutu perkembangan sehigga tidak hanya sekedar responsive terhadap perubahan namun juga mampu menciptakan teknik manajerial yang baik. Salah satu elemen dalam strategi manajemen adalah melakukan pendekatan anlitis dan kedaruratan. Hal ini sangat cocok untuk diterapkan pada sebuah instansi yang kompleks seperti rumah sakit. Inilah beberapa pola stategi yang dibutuhkan sebelum membangun SIMRS di rumah sakit:

1.    Pola Pikir (Thinking)

Strategi yang pertama adalah mengenai pola pikir dimana seorang analis akan mengamati kegiatan yang ada di rumah sakit dan menciptakan pemahaman untuk membangun sebuah sistem dengan melihat lingkungan di sekitar rumah sakit. Setelah mencoba menciptakan sebuah sistem, seorang analis software ini nantinya berusaha untuk menyatukan teknologi dengan keadaan sekitar sesuai keinginan pihak rumah sakit.

2.    Perencanaan (Planning )

Ketika sudah mengamati kondisi dan alur sistem di rumah sakit, seorang analis akan menyusun strategi perancaan yang merumuskan proses dan langkah-langkah atau tahapan yang harus dilakukan semua bagian di rumah sakit untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Biasanya strategi ini diciptakan melalui acara training dimana semua tenaga medis akan diajarkan mengenai alur sistem rumah sakit yang sudah diintegrasikan dengan SIMRS serta memberikan fasilitas dalam pengambilan keputusan oleh pihak pengelola rumah sakit sehingga nantinya dari data atau informasi yang dikumpulkan mampu menghasilkan perencanaan yang tepat serta sudah terdokumentasi.

3.    Momentum

Strategi ini diterapkan untuk mengetahui sasaran yang ada di lingkungan dan dapat dilihat dalam keseharian. Pada pembuatan SIMRS tentunya tidak bisa serta merta hanya menjadikan suatu sistem yang berfungsi membantu rumah sakit karena jika tidak di sesuaikan dengan kebutuhan maka software tersebut juga tidak berfungsi semestinya. Dengan strategi inilah dilakukan evaluasi dalam pelakasanaannya nanti. Selain itu, dengan menerapkan strategi ini juga sebagai cara untuk mengawasi kelanjutan alur sistem yang sudah disediakan.

Dan untuk mencapai manfaat-manfaat tersebut, diperlukan tim yang tepat dalam membangun sebuah sistem. Membangun sebuah software perusahaan bukanlah hal yang sembarangan. Perlu beberapa keahlian khusus karena software yang dibangun berkaitan dengan kegiatan-kegiatan penting seperti di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan software khusus SIMRS untuk rumah sakit hanya di MedikaPro. Informasi lebih lanjut kunjungi website www.medikapro.com atau hubungi di hotline 0817-900-2047