Sunday, January 8, 2017

DEMAM BERDARAH MELALUI GIGITAN NYAMUK (DEMAM KUNING)

Demam kuning adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh virus demam kuning (YFV, yellow Fever Virus) adalah anggota dari kelompok flavivirus. Jika serangannya ringan pasien hanya mengalami sakit kepala dan demam, atau menunjukkan gejala mirip dengue seperti menggigil dan nyeri otot. Bahkan seringkali simtomnya tidak nampak.

Namun jika penyakitnya bertambah ganas, pasien akan mengalami tiga tahapan mencolok berikut ini, yaitu :

1.      Tahap pertama : demam, menggigil, sakit punggung, nnyeri otot, lemas, lesu, muntah-muntah dan epistaksis (keluar darah dari hidung). Di hari kedua detak jantung akan melemah namun suhu demam makin tinggi. Dihari ketiga demam turun, dan pasien mengalami sedikit kelegaan.

2.      Tahap kedua : setelah 1-2 hari demam turun, tahap kedua dimulai dengan ciri hemorage (pecahnya pembuluh darah), anuria (ginjal gagal menghasilkan urin) dan delirium (rasa bingung dan linglung). Tahap ini basanya tidak memiliki waktu remisi, sehingga kondisi pasien terlihat gawat.

3.      Tahap ketiga : menunjukan perkembangan klasik seperti jaundis (kulit berwarna kuning), epistaksis, hematemesis (munah darah), melaena (keracunan darah) dan hematuria (kkencing darah). Setelah itu, tahap tiga akan diakhiri oleh albuminuria (gagal ginjal), koma dan kemudian kematian 2-3 hari.

Demam kuning adalah penyakit yang endemi di wilayah tropis, ditemukan pertama kali di amerika serikat dan afrika tengah. Namun ternyata di semua wilayah tropis dunia, yaitu negri yang dilewati garis khatulistiwa, demam kuning ini selalu muncul, khususnya di indonesia yang mendukung perkembangan virus ini.

Mode Penyebaran

Nyamuk akan menjadi terinfeksi setelah 9-12 hari menghisap darah dari tubuh manusia yang terinfeksi. Lalu jika ia menggigit lagi di hari ke-13, maka manusia lain yang tergigit akan tertular.

Penularan Antar Manusia

Darah manusia baru mengandung infeksi yang menular setelah 5 hari tergigit nyamuk. Jadi jika di hari ke-6 ada nyamuk yang menggigit individu yang terinfeksi, si nyamuk ter9infeksi juga, tapi jika nyamuk menggigit manusia di hari pertama atau kedua, si nyamuk tidak terinfeksi.

Siapapun bisa terserang demam berdarah. Namun jika pasien sembuh, dia akan memiliki kekebalan seumur hidup terhadap serangan demam berdarah. Dan bayi yang lahir masih memiliki kekebalan pasif sampai 6 bulan akibat transfer plasenta ibunya.

Cara Penanggulangannya

Langkah-langkah Pencegahan

Meminta vaksin sebagai tindakan preventif, apabila terjadi wabah atau hendak bepergian ke wilayah yang endemi demam kuning. Melindungi diri, rumah dan keluarga dari nyamuk enah dengan memasang obat anti nyamuk, mengolesi tubuh dengan krim anti nyamuk atau menutup tempat tidur dengan kelambu. Membasmi sarang nyamuk disekitar rumah dan lingkungan kampung. Membersihkan lingkungan di sekitar pusat-pusat transportasi seperti terminal, bandara, pelabuhan, stasiun agar demam kuning tidak menulari banyak penumpang dan membuat wabah muncul di banyak daerah.

Cara Menyembuhkan

Mengkarantina pasien selama 6 hari dengan terapi obat anti flavivirus. Memberikan perawatan pendukung untuk memperkuat daya tahan dan mempercepat kesembuhan. Menghindarkan orang lain dengan kontak dengan pasien lebih dulu kecuali yang bertugas merawatnya. Memberikan obat antibiotik penurun demam secepat mungkin.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari : (Prof. Heath Kelly, Dr. Noel Bennet, Dr. Sally Murray, Kerry Ann O'Grady, 2009  : 224-226)

Photo by :

http://demamberdarah.org/wp-content/uploads/2013/02/gejala-infeksi-virus-dengue.jpg

GATAL-GATAL KEMALUAN

Gatal-gatal pada kemaluan perempuan yang sering tanpa penyebab yang jelas. Oleh karena idak ditemukan penyebabnya dan gatl-gatalnya sangat mengganggu, sehingga dilakukan pengangkatan bagian luar vagina atau vulva.

Sering kali gatal-gatal kemaluan faktor kejiwaan penyebabnya. Frustasi seks, membenci suami, dan kegagalan seks, muncul sebagai keluhan gatal-gatal yang secara fisik tidak ditemukan penyebabnya.

Gatal-gatal kemaluan lebih sering sebab gangguan lokan pada bagian luar kemaluan. Muncul jika terjadi peradangan akibat ada perlukaan disana. Mungkin sering menggaruk sebelumnya lanaran ada keputihan. Bukan tak mungkin bila ada kutu kudis kemaluan. Kita tahu kudis juga ditularkan lewat hubungan seksual  dari pasangan seks yang kudisan.

Selain itu, gatal-gatal juga terjadi gara-gara pakain dalam kelewat ketat, atau terbuat dari bahan yang bikin alergi (nylon), atau tak cocok bahan pembalutnya. Bukan tak mungkin kalau tumbuh tumor, atau keganasan disitu.

Bukan saja hanya itu penyebab  gatal-gatal kemaluan perempuan. Perempuan yang lama kekurangan gizi, anemia, mengidap TBC, alergi makanan, dan obat-obatan, juga sama mengeluh gatal-gatal disana.

Hanya dengan cara meniadakan penyebab gatal-gatalnya, keluhan yang bisa mengganggu tidur malam itu, bisa diredakan. Kebersihan kemaluan ditingkatkan dengan mencebok menggunakan air bersih, pakaian dalam tidak ketat dan terbuat dari bahan katun. Hindarkan pemakaian sabun semprot dan pengharum vagina, serta jenis obat-obatan yang dapat mengiritasi permukaan kemlauan. Pilihlah sabun bayi dan bukan sabun wangi apalagi deterjen.

Reaksi alergi jika itu penyebabnya, direndam dengan obat antihistamin. Selanjutnya jauhkan faktor pencetus alerginya, baik yang topikal (sabun, krim, pembalut, pakaian dalam), maupun yang sistemik (obat, jamu, makanan, minuman, alkohol).

Pada perempuan usia lanjut, gatal-gatal terjadi karena  perubahan lapisan luar kemaluan. Yang sama terjadi pada pengidap kencing manis. Maka, perlu dilakukan pemeriksaan gula darah juga untuk mengetahui apakah gatal-gatal kemaluanya penyakit diabetes penyebabnya.

Jangan lupa kemungkinan air cebok yang idak bersih. Kebiasaan cebok dengan air dan buka menggunakan tisu, sering menimbulkan keluhan gatal kemaluan juga. Selain sebab air ceboknya yang tercemar bibit penyakit, secara kimiawi (air leding berkaporit tinggi), sama bisa bikin gatal kemaluan juga.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari (Dr. Handrawan Nadesul, 2010 : 137-138)

Photo by :

http://gatalselangkangan.com/wp-content/uploads/2016/04/gatal-pada-alat-vital-1.jpg

INFEKSI MATA : KONJUNGTIVITIS BAKTERIAL AKUT

Penyebab utama paling umum adalah Haemophilus influenza dan streptococcus pneumoniae. Tapi bakteri-bakteri berikut bisa juga menyebabkan infeksi pada mata : staphylococcus aureus, pseudomonas aeruginosa, neisseria gonorrheae, neisseria meningitidis dan chlamydia trachomatis (trakhoma serovatis A-C).

Sindrom Klinis berkisar dari mata merah yang ringan hingga perusakan kornea mata dan gangguan-ganggguan penglihatan bahkan kebutaan. Lelehan cairan yang bau dari mata selalu menyertai penyakit ini. Khusus trakhoma, area mata yang harus dicurigai terdapat difolikel-folikel limfoid dan inflamasi konjungtivitismenyebar atau trikhiasis (dibalik kulit penyangga bulu mata). Saran dari dokter mata harus diperoleh untuk kasus ini.

Konjungtivitis ringan jarang sekali diteliti dan biasanya ditangani dan biasanya ditangani secara empiris. Pengujian mikroskopik terhadap lelehan cairan yang bau dari mata dan kultur jaringandi sekitar organ yang mengeluarkan lelehan itu harus dilakukan, untuk memastikan bakteri yang menyebabkannya, atau apakah infeksi mata itu lantaran alergi.

Periode inkubasi  biasanya selama 24-72 jam. Dalam kasus trakhoma, inkubasi bisa memakan waktu lebih lama, sekitar 5-12 hari.

Konjungtivitis bakterial akut sudah dikenal luas di seluruh dunia. Wabah konjungtivitis gonokokkus banyak terjadi di daerah tropis. Infeksi terkait dengan chlamydia trachomatis (trakhoma) terus menjadi seluruh pemerintah untuk mencegah bakteri ini mengganggu kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Infeksi ditularkan utamanya lewat kontak fisik dengan lelehan cairan dari mata yang terkena konjungtivitis. Tapi bisa juga lewat kontak fisik dengan cairan hidung yang keluar. Bayi yang baru lahir juga bisa terkena infeksi  ini ketika keluar dari vagina ibunya lantaran ibunya mengalami infeksi alat kelamin sebelum melahirkan. Di berbagai daerah lalat tertentu bisa juga menjadi alat penularanya.

Yang paling utama, infeksi menular ketika berbicara dan bersentuhan dengan seseorang atau barang yang baru dipegang penderita infeksi mata ketika mulai keluar lelehan cairan dari mata.

Setiap orang rentan terhadap infeksi mata ini, bahkam seorang individu bia terkena infeksi tersebut berkali-kali dari bakteri yang sama atau berbeda-beda. Infeksi matayang di derita ibu yang melahirkan atau menyusui tidak bisa melindungi anaknya dari penularan.

CARA PENANGGULANGAN

Langkah Penyembuhan

Langkah pencegahan mencakup penanganan yang hati-hati terhadap kesehatan dan kebersihan mata. Kebersihan pribadi secara keseluruhan juga harus ditingkatkan, seperti mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum menyentuh mata yang mungkin terasa gatal atau berair.

Cara Penyembuhan

Konjungtivitis yang berkaitan dengan infeksi bakteri mungkin sulit dibedakan secara klinis dari konjungtivitis akibat alergi atau virus, atau yang terkait dengan iritasi fisik. Karena itu, terapi antibiotik sering kali digunakan. Namun pasien yang mulai merasakan sakit, mulai kehilangan kemampuan penglihatan, atau mengalami fotopobia (mata terasa sakit jika terkena sedikit saja cahaya yang kurang begitu terang) memerlukan rujukan segera ke dokter mata.

Dalam kasus-kasus ringan seperti mata cerah, mata gatal atau mata perih, obat tetes maa propamidin sudah cukup mengatasi.

Namun di dalam kasus-kasus yang moderat dan berat, kombinasi berbagai penanganan dibutuhkan segera. Minyak mata bisa digunakan saat pasien tidur. Semua lelehan mata yang sudah kering dan padat harus cepat dihilangkan dari mata. Mencuci tangan dan peralatan dengan sabun harus dilakukan sebelum dan sesudah memeriksa mata untuk mencegah penularan lebih jauh. Anak-anak sekolah yang terkena infeksi mata tidak seharusnya diperbolehkan masuk sampai lelehan mata terhenti.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari : ( Prof. Heath Kelly, Dr. Noel Bennet, Dr. Sally Murray, Kerry Ann O'Grady, 2009 : 1-3).

Photo by :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkNtHQWZTTsKZ5ynPR917CPwmRr_CQen9kcLw9sXH71XhfI-r6yfK4DnVTXS0My97h5fOkv5g_Mu6VhqDJmJptjAQZSuiJ_fnhGtR3fgCVkimYT-7TIw1rOw50jvT59qYjTfWlr5qsuyiF/s1600/konjungtivitis.jpg

INFEKSI OLEH AMUBA : AMUBIASIS

Entamoeba histolytica adalah parasit protozoa yang hadir dalam dua bentuk : sebuah kista inveksi dan trofozoit patogenik. Amuba ini jangan dicampur-adukkan dengan entamoeba disparis non patogenik yang secara morfologis memang identik.

Ciri-ciri Klinis

Kebanyakan infeksi ini tidak memiliki simtom. Meskipun begitu, bisa juga serangan penyakit pada saluran pencernaan atau selain saluran pencernaan yang secara klinis penting muncul.

Serangan penyakit pada saluran pencernaan beragam dari yang akut seperti diare berdarah yang tinggi frekuensinya disertai ddemam tinggi dan rasa mules atau tidak nyaman di perut (disentri akibat amuba), sampai yang ringan seperti diare dengan darah atau lendir yang jarang-jarang diselingi periode konstipasi (sulit buang air besar).

Meskipun jarang terjadi tapi amubiasis saluran pencernaan bisa diiringi oleh gejala-gejala berikut

·         Granuloma pada usus besar

·         Usus mengalami perforasi (berlubang) dan pendarahan

·         Terbentuknya nanah di saluran pencernaan.

Penyebaran lewat aliran darah bisa mengarah kepada infeksi amubiasis di luar saluran pencernaan. Biasanya infeksi ini termanifestasi menjadi pembentukan abses di dalam liver. Kalau sudah parah, infeksi ini bisa juga sampai di otak atau paru-paru.

Rata-rata periode inkubasi sekitar 2-4 minggu. Namun bisa juga pasien terserang setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah infeksi pertama terjadi.

Penyakit infeksi akibat amuba ini sudah dikenal luas di seluruh dunia. Tingkat kelazimannya cenderung lebih tinggi di :

·         Wilayah-wilayah yang sanitasinya rendah

·         Lembaga-lembaga yang menangani masyarakat tidak mampu.

·         Pria yang bermain seks dengan pria, pria yang menyodomi wanita, atau permainan seks antara mulut dan dubur

·         Dan para pelancong, peneliti atau pelarian yang baru kembali dari negara berkembang.

 

Amubiasis paling banyak mempengaruhi para pemuda  disentri akibat infeksi amuba sangant jarang terjadi pada balita dibawah usia 2 tahun, karena yang umumnya terjadi adalah disentri akibat shigella.

Manusia seringkali menjadi pembawa penyakit ini meski tanpa simtom apapun.

Amubiasis dapat ditularkan lewat :

·         Minum air yang sudah terkontaminasi resapan feses yang mengandung kista-kista amuba.

·         Menyantap makanan dengan tangan tanpa dicuci dengan sabun, padahal mungkin sudah terkontaminasi oleh feses yang mengandung kista-kista amuba.

·         Menyantap sayuran lalpan mentah yang sudah terkontaminasi oleh feses yang mengandung kista-kista amuba.

·         Kontak seksual oral-anal

Penularan akan selalu terjadi selama kista-kista berdiam di dalam feses. Dalam beberapa kasus, ekskresi kista ini bertahan selama bertahun-tahun.

Semua orang yang daya tahan tubuhnya melemah rentan terhadap infeksi. Individu-individu dengan entamoeba disparis tidak menunjukan simtom apapun. Penginfeksian ulang bisa saja

terjadi, tapi kasusnya jarang.

Langkah-Langkah Pencegahan

Langkah pencegahan penularan penyakit infeksi amuboid bisa difokuskan kepada :

·         Menjaga kebersihan pribadi, lingkungan dan semua aktivitas pribadi.

·         Mendidik masyarakat dan keluarga untuk menjaga kebersihan pribadi, lingkungan dan semua aktivitas pribadi.

·         Mencari informasi dan menyebarkannya tentang resiko karena menyantap sayuran yang tidak dimasak lebih dulu, atau menyantap buah dan minum air yang sudah terkontaminasi feses yang mengandung kista-kista amuba.

·         Pendidikan publik tentang kemungkinan penularan penyakit lewat hubungan seksual.

·         Mewaspadai semua pelancong atau pasokan bahan makanan jika diketahui berasal dari wilayah yang dicurigai sudah terkontaminasi oleh feses yang mengandung kista-kista amuba.

·         Menggerakkan LSM kesehatan untuk bekerja sama secara aktif dengan instansi pemerintah untuk melindungi pasokan air, mengawasi pasokan bahan makanan, dan memeriksa secara rutin semua potensi kontaminasi.

Cara Menyembuhkan

Yang paling mudah, penyembuhan ditangani lewat otoritas medis dan uji laboratorium. Namun metronidazole dan obat  lain yang mengandung diloxanida furoat atau pararomisin sudah cukup sebagai tindakan pertama penyembuhan. Jika sakit terus berlanjut, rujuklahinstansi medis yang kompenten di bidang ini.

Untuk abses liver amoboid, pengkonsumsian metronidazole bisa diteruskan sampai 14 hari, dan melibatkan saran dan bimbingan spesialis. Meskipun kista-kista atau trofozoit-trofozoit mungkin tidak ditemukan pada kasus disentri akut, tapi terapi antimikroba tetap efektif untuk dilakukan untuk menghilangkan semua akar-akar dan potensi kemunculanya lagi.

Operasi untuk mengangkat langsung abses mungkin dibutuhkan juga. Pemberantasan kista dengan diloxanida furoat akan memberantas semua kantung-kantung bagi pertumbuhan kista.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip Dari : (Prof. Heath Kelly, Dr. Noel Bennet, Dr. Sally Murray, Kerry Ann O'Grady, 2009  4-7)

Photo by :

http://bramardianto.com/wp-content/uploads/2014/06/Infeksi-Amoeba-pada-Bayi-dan-Anak-Anak.jpg

INFEKSI PENYAKIT SAPI GILA : ANTRAKS BISA MENYERANG MANUSIA

Agen penginfeksinya adalah bacillus anthracis, bakteri ini berbentuk tabung, positif gram, tidak memiliki cangkang, bereproduksi lewat spora dan tidak bergerak.

Antrak adalah penyakit bakteri akut yang menyerang kulit. Jarang sekali ia menyerang saluran pernafasan atau saluran pencernaan, namun kasus seperti itu tetap ada.

Ada beberapa jenis antraks :

1.      Antraks Kulit

2.      Antraks Saluran Pernafasan

3.      Antraks Saluran Pencernaan

Periode inkubasi biasanya 1 hari untuk antraks kulit, dan 1-7 hari untuk antraks saluran pernafasan. Bukti dari penyelidikan lebih luas menunjukan periode inkubasi bisa mencapai 60 hari untuk antraks saluran pernafasan, terkait dengan aktif tidaknya spora-spora dihirup pasien. Sedangkan untuk antraks saluran pencernaan, masa inkubasi berlangsung 3-7 hari.

Cara Kemunculan dan Efeknya Bagi Masyarakat

Antraks sebelumnya menyerang hewan herbivora (pemakan tumbuhan), umumnya kambing atau sapi, sehingga sering disebut penyakit sapi gila. Kegilaan tersebut bukan lain disebabkan oleh rasa gatal yang ekstrim dirasakan di kulit, sehingga sapi akan berguling-guling untuk menggaruknya. Manusia biasanya sering terinfeksi penyakit ini ketika bersentuhan dengan hewan yang terinfeksi penyakit ini atau produk-produk mereka seperti daging atau susu.

Antraks terutama menyerang para pekerja yang berkaitan dengan pemrosesan hewan-hewan ini ketika belum dimasak,  yaitu para pengembala, para peternak, para tukang jagal, para perajin bulu (biasanya bulu kambing), para perajin tulang (biasanya tulang kerbau atau sapi), para pencukur bulu (biasanya bulu domba untuk bahan wol), dan para peneliti yang mengamati kehidupan hewan liar.

Tapi wilayah baru infeksi inijuga berkembang melalui bahan pakan ternak yang baru yang mengandung campuran daging dan tulang ternak yang sudah dijagal. Antraks kulit terkadang muncul di kalangan pekerja yang menangani proses daging ternak dan para pedagang daging. Pembawa Penyakit

Spora antraks juga bisa tetap bertahan hidup di dalam tanah selama bertahun-tahun dilahan sekitar hewan ternak yang mati karena antraks dikuburkan.

Antraks juga bisa digunakan sebagai senjata biologis di dalam peperangan maupun aksi teroris, kebanyakan disebarkan oleh aerosol.

Spora-spora masih bisa tetap bertahan hidup di dalam tanah yang terkontaminasi selama bertahun-tahun. Kulit hewan yang mengering dan mengelupas bisa juga menjadi sarang spora antraks selama  bertahun-tahun.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari : (Prof. Heath Kelly, Dr. Noel Bennet, Dr. Sally Murray, Kerry Ann O'Grady, 2009  : 8-11)

Photo by :

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/56/Inhalativ_qarayara.sr.JPG

LANGIT BERBINTANG DI KULIT TUNGKAI

Ada anak berbakat kulitnya kelewat peka. Sedikit digigit serangga sudah menimbulkan gatal luar biasa. Orang bilang darah manis. Dunia kedokteran menyebutnya prurigo. Ini diwariskan dari ayah atau ibu.

Yang berbakat prurigo sudah terlihat sejak kecil. Kulitnya rentan gatal hampir disekujur kulit lengan, dan terutama kulit tungkai. Tampak bintik-bintik bentol kecil disekujur kulit di daerah itu. Sering lantaran digigit serangga.

Berbeda dengan kulit normal, kulit prurigo sehabis digigit serangga lama mereda. Garukan yang hebat menimbulkan komplikasi menjadi bisul. Bisul yang sembuh menyisakan bekas parut bintik-bintik hitam di kulit, tak ubahnya bintang di langit.

Prurigo akan mereda setelah usia pubertas. Sesungguhnya efek buruk prurigo tidak perlu terjadi apabila kulit yang rentan gatal itu dijaga. Caranya dengan menghindari gigitan serangga. Balui kulit yang tak tertutup pakaian dengan minyak sereh atau sejenisnya sebagai penangkal gigitan serangga, kalau pergi berkebun atau berkemah. Biasakan tidur berkelambu dan memakai pakaian berlengan dan bertungai panjang (piyama). Langsung redakan gatal dengan minyak kayu putih dan tidak menggaruknya.

Kuku jemari tangan pengidap prurigo selalu diguting pendek dan bersih, sehingga andai menggaruk pun tidak menimbulkan infeksi pada kulit bekas garukannya. Begitu muncul calon bisul pada kulit yang bentol, langsung bubuhi krim antibiotik, dan rawat kulit dengan air mandi yang sudah dibubuhi dengan antiseptik (bubuk kalium permanganat atau sabun khusus. Sehabis mandi, kulit tungkai dan lengan bubuhi dengan bedak anti prurigo. Dengan cara demikian luka parut prurigo yang membekas di kulit tungkai tidak perlu muncul.

Kasihan anak perempuan yang memiliki bakat prurigo, kalau sudah dewasa kulit tungkainya terlanjur berbintang-bintang tak sedap dipandang mata. Betik yang bak perut padi menjadi tak indah dipandang lagi kalau kulit disana berbintik-bintik hitam. Tak mudah menghapuskan bintang-bintang bekas prurigo di kulit tungkai, dan umumnya akan terus terbawa sampai usia tua.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari : (Dr. Handrawan Nadesul, 2010 : 71-72)

Photo by :

http://piel-l.org/blog/wp-content/uploads//2008/10/dsc00047.jpg

MENGENAL ENDOMETRIOSIS

Bikin mandul perempuan modern. Ini juga penyakit perempuan modern. Tumbuh lapisan dinding rahim endometrium di luar rahim. Ada lebih sepuluh lokasi di luar rahim menjadi tempat tumbuhnya lapisan rahim yang tersasar ini. Paling sering di indung telur.

Angka endometriosis di dunia cenderung meningkat terus. Lebih banyak di derita perempuan dengan sosial-ekonomi tinggi, tidak kawin muda, lama melajang, dan memiliki sedikit anak.

Penyebab endometriosis belum sepenuhnya jelas. Diduga ada darah haid yang mengalir balik memasuki saluran telur, lalu menetas ke rongga panggul. Oleh karena dalam darah haid terkandung sel lapisan rahim endometrium yang masih hidup, maka di tempat jatuh dan tertanamnya sel inilah akan tumbuh endometriosis.

Teori lain mengatakan, fungsi indung telur yang terus-menerus berdaur sejak pertama kali haid diselingi oleh kehamilan, di duga menjadi  penyebab munculnya penyakit perempuan muda usia ini. Perempuan karier beresiko terkena.

Pada kenyataanya memang semakin banyak perempuan modern yang menunda perkawinanya sekarang ini. Itu berarti daur haid tanpa diselingi kehamilan kelompok perempuan lain berlangsung lebih panjang dibanding perempuan yang kawin muda.

Perempuan yang mengidap endometriosis, susah menjadi hamil. Kehamilan yang terjadi justru menjadi obat penyembuh penyakitnya. Maka, sebelum memasuki jenjang perkawinan, penghambat kehamilan jenis yang ini harus disembuhkan.

Apabila perempuan mengeluh nyeri haid pada saat-saat menjelang, pada hari haidnya dan beberapa hari sesudahnya, harus mencurigai kemungkinan endometriosis. Ttergantung lokasi endometriosis-nya, keluhan penyakitnya bervariasi. Selain nyeri haid, mungkin nyeri senggama (dyspareunia), atau nyeri saat buang air besar, tak jarang haid jadi banyak dan lebih sering. Demikian pula jika keluhan nyeri haid yang sudah lama, tak kunjung hamil pula, bisa jadi penyakit perempuan modern ini penyebabnya.

Dugaan adanya endometriosis yang tumbuh usus, atau kandung kemih, harus dipikirkan apabila setiap kali haid, tinja atau air seni berdarah. Itu berarti ada lapisan rahim yang ikut luruh bersama daur haid di usus atau kandung kemih.

Penyakit perempuan karier ini didiagnosa dengan melakukan peneropongan ke rongga perut dengan membuat lubang memakai alat pada dinding perut laparoscopy, dan atau peneropongsn lewat bawah culdoscopy.

Penyakit yang bikin perempuan beresiko mandul ini tidak statis, melainkan progresif menjalar lebih luas dalam hitungan tahunan. Kendati bukan penyakit ganas, namun keluhan yang dialami dan akibat kemandulanya perlu disikapi dengan arif. Biasanya penyakitnya akan menyusut sendiri setelah menopause.

Dengan memberikan obat hormon, penyakit endometriosis dapat dikendalikan. Namun, untuk kasus yang berat, dan sudah sangat meluas penjalaranya, sehingga menimbulkan penderiaan berat, perlu dipertimbangkan untuk melakukan pembedahan membuang indung telurnya.

Indung telur yang memutar daur haid dengan terbentuknya sel telur matang. Agar proses endometriosisnya terhenti, indung telurnya harus diangkat. Apabila perempuan masih menghendaki kehamilan, berumur muda, bukan indikasi membuang indung telurnya. Hanya apabila sudah tidak menghendaki punya anak lagi, indung telur dikorbankan. Adakalanya bukan saja membuang indung telur saja, melainkan mengangkat rahimnya juga (radical operation) jika endometriosisnya sudah sangat meluas kemana-mana.

Sumber :

Oleh Lia

Dikutip dari : (Dr. Handrawan Nadesul, 2010 : 134-135)

Photo by :

http://tips.penyebabpenyakit.net/wp-content/uploads/2015/12/cara-alami-menyembuhkan-kista-endometriosis.jpg